- Oct 08,2025
- Fisio.id
IFI Jawa Timur Turun Langsung dalam Misi Kemanusiaan di Lokasi Bencana Runtuhnya Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo
Sidoarjo, Jawa Timur — Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Jawa Timur bergerak cepat dalam misi kemanusiaan penanganan bencana non-alam runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Tim fisioterapis hadir langsung di lokasi sejak masa tanggap darurat untuk memberikan pelayanan dan pendampingan bagi warga serta tim evakuasi yang mengalami kelelahan dan cedera akibat intensitas kerja tinggi selama penanganan bencana berlangsung.
Kehadiran IFI Jawa Timur mendapat sambutan hangat dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., dan Ny. Arumi Bachsin, S.E. Dalam kesempatan tersebut, IFI Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir di setiap situasi kemanusiaan dan berkontribusi nyata melalui pelayanan fisioterapi di lapangan, bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh pemangku kepentingan.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Dardak, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran aktif IFI Jawa Timur yang telah memaksimalkan potensi keilmuannya demi membantu masyarakat terdampak, sekaligus mendukung kerja keras tim gabungan seperti BASARNAS, Polri, Tagana, Dinas Sosial, dan berbagai stakeholder terkait lainnya.
“Kehadiran fisioterapis di lokasi bencana menunjukkan bagaimana ilmu dan empati dapat berjalan beriringan dalam membantu sesama,” ujar Wagub Jatim.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Bapak Adhy Karyono, A.KS., M.A.P., turut meninjau posko pelayanan fisioterapi di lokasi. Dalam kunjungan tersebut, beliau juga sempat menerima layanan fisioterapi dan menyampaikan apresiasi atas dedikasi tim IFI yang membantu memulihkan kondisi para petugas lapangan.
“Selama tujuh hari masa tanggap darurat, para relawan dan tim evakuasi mengalami kelelahan luar biasa. Kehadiran fisioterapis di tengah mereka adalah bentuk nyata kepedulian dan profesionalisme,” ujarnya.
IFI Jawa Timur menyampaikan terima kasih kepada seluruh Pengurus Cabang (PC) yang terlibat aktif, terutama PC Sidoarjo (@ifi.sidoarjo), PC Gresik (@ifi_gresik), dan PC Surabaya (@ifi_cabangsurabaya), serta seluruh cabang IFI se-Jawa Timur yang turut memberikan dukungan doa dan logistik.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada PP IFI (@fisio_1968) atas arahan, komando, dan pendampingan yang terus diberikan sepanjang proses tanggap darurat.
Dengan semangat “Bergerak – Bermanfaat – Bermartabat”, IFI Jawa Timur membuktikan bahwa fisioterapis bukan hanya tenaga kesehatan, tetapi juga agen kemanusiaan yang siap hadir di garda depan untuk membantu masyarakat Indonesia dalam situasi apa pun.